Pages

Wednesday, December 23, 2015

Teruntuk yang selalu menyempatkan waktu untuk sekedar meredakan khawatirku. 
Juga yang selalu membuat moodku berayun kencang setiap detiknya. 
.
.
.
Kamu nih, beda. 
Kamu selalu, bisa. 
Kamu bikin emosiku, reda. 
Kamu bikin aku, suka. 
.
.
.
Jarak bermil-mil ga bikin aku lupa kamu ada. 
Beda waktu berjam-jam tetep bikin aku nunggu kamu sapa. 
Kamu yang ga peka tetep aja bikin aku cinta. 
................





-ARL, 24 Desember 2015 [1]

Friday, December 18, 2015

Surprisingly.

Theres one thing i finally learn day by day
.
.
That my happiness undepend on you. That theres one day, someone will walk into my life and makes me do what i never did to you before. Makes me finally forget how it hurts without you. Makes me realize that your lights is no longer guides me. Makes me finally believe that theres another sun of mine. Anw, that day is probably today. 
.
.
.
I never think that i'll enjoy arguing something with someone. That i enjoy staying up till the dawn broke. I never felt this way before, never after the day we broke up.  So you think that im moved already?  Surprisingly, yes.  


Thursday, December 17, 2015

Lewat masanya. 

Aku tidak sedang lagi mengagumimu 
Sudah lewat masanya. 
Mencintamu pun tidak 
Sudah lewat masanya. 

Aku tidak lagi menginginkanmu
Sudah lewat masanya. 
Tenang karenamu pun tidak. 
Sudah lewat masanya. 

Yang tersisa hanya setitik rindu.  


-ARL, 17 Desember 2015 

Tuesday, December 15, 2015

Kemana.

Kemana?


Layaknya ranting, kita rapuh. 
Sekali patah, terpisah jauh. 

Tak ada lagi kita.
Sisanya cerita.

Yang jauh bukanlah jarak, tapi hati. 
Bukan lagi terluka, tapi mati. 

Tengok sebentar, sayang.
Aku ingin tahu. 

Kau kemanakan semua kenanganku? 
Akankah masih tersimpan walau di tempat yang tak nyaman?
Atau sudah kau biarkan terserak bagai sampah di jalan?




-ARL, 15 Desember 2015